Share
img_2530

Direktur pdpontren bersama kasubdit pesantren dan juga retor alahqaf yaman dalam seminar di mecure ancol (dok.aqsho/ditpdpontren)

Ditpdpontren-Jakarta- Dalam rangkaian kegiatan gebyar hari santri, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren mengadakan Halaqoh Internasional dengan tema “Regional Conference on Revitalization of Academic Tradition of Pesantren” di Hotel Mercure Ancol, Kamis 13 Oktober 2016.

Halaqoh tersebut diikuti oleh kanwil dan kabid seluruh Indonesia serta para pejabat dilingkungan PD Pontren Kementerian Agama RI. Prof. Sayyid Abdullah bin Muhammad Bahrun (Rektor Universitas Al-Ahqaf Yaman) selaku pemateri menyampaikan bahwa yang masih menjadi problem saat ini adalah adanya jurang pemisah antara orang yang memiliki ijazah dengan seseorang yang hanya belajar agama, padahal bisa jadi lebih kompeten.

Direktur PD Pontren berharap bahwa alumni-alumni pondok pesantren jangan hanya merasa cukup berperan di dalam negeri saja, tetapi harus lebih dari itu, yaitu go internasional. Saat ini pesantren sudah mengalami kemajuan di berbagai sektor, yaitu tahfidz al-Qur’an, Pendidikan Diniyah Formal, Pendidikan Mua’dalah, Ma’had Ali, dan lain-lain. Ini semua dilakukan untuk mempersiapkan para santri agar tidak hanya menggeluti dan menguasai keilmuan agama saja, tetapi juga ilmu-ilmu lainnya. Apalagi cita-cita kita bersama kedepan Indonesia akan menjadi pusat peradaban Islam dunia. Lanjut direktur.

Prof. Dick Van Der Meij (Belanda) menyampaikan bahwa pesantren memiliki tradisi keilmuan dan kebudayaan yang unik dan menarik. Penggunaan huruf pegon dalam memaknai kitab kuning dan mencatat penjelasan dari kiai menjadi salah satu ciri khasnya.

Di era sekarang ini pesantren harus berbenah diri agar mempersiapkan para santrinya siap terjun di kancah internasional. Prof. Sahiron Syamsuddin menekankan akan pentingnya jaringan pesantren baik internal maupun external. Selain itu, pengembangan sumber daya manusia dan penguasaan teknologi mutlak dibutuhkan. Jika ini semua dilakukan maka pesantren go internasional bukan hanya sebatas jargon, tetapi akan menjadi kenyataan. (red)

Related posts:


Category: Berita