Website Resmi Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI|Wednesday, March 29, 2017
You are here: Home » Direktur Menyapa » Selamat Hari Santri

Selamat Hari Santri 

FacebookTwitterGoogle+Share

IMG_1812

Tanggal 22 Oktober menjadi hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Ditetapkannya hari santri oleh Presiden Republik Indonesia melalui keputusan Presiden nomor 22 Tahun 2015 yang ditetapkan pada tanggal 22 oktober sebagai hari santri, merupakan bukti pengakuan dan penghargaan pemerintah terhadap para Ulama dan santri yang telah berperan besar dalam mempertahankan dan memperjuangkan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dari ancaman agresi militer Belanda kedua.

Sebagai negeri yang mayoritas penduduknya Muslim, seruan jihad yang disampaikan oleh para Ulama menjadi spirit dan kekuatan yang luar biasa. Ketidak adilan dan kesewenang-wenangan yang dilakukan oleh para penjajah, menjadi musuh bersama dan mampu menyatukan seluruh umat Islam untuk bangkit bersatu melawan. Tidak sedikit Kiai dan santri yang gugur, dengan semangat jihad fi sabilillah, bangsa Indonesia berhasil mempertahankan NKRI.

Sayangnya, perjuangan para ulama belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Sejarah perjuangan kemerdekaan yang selama ini beredar di masyarakat dalam buku-buku, jarang sekali menceritakan tentang hal itu. Bahkan umat Islam sendiri seolah-olah tidak begitu mempersoalkan keadaan tersebut. Dengan adanya hari santri membawa angin segar dan umat Islam di seluruh pelosok negeri menyambut gembira, dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan. Setidaknya bangsa Indonesia menghargai setiap perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan oleh siapapun.

Direktoran Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI pada tahun 2016 ini, akan memperingati hari santri dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bernuansa semangat keislaman dan kebangsaan. Bahkan sejak bulan Agustus sampai September sudah dimulai beberapa rangkaian kegiatan, yaitu dengan mengadakan lomba fotografi, lomba menulis cerpen kategori santri dan lomba cerpen kategori umum, dengan tema ‘Dari Pesantren untuk Indonesia’. Lomba tersebut melibatkan para santri dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, selanjut Gebyar hari santri menampilkan pameran karya-karya santri serta music religi.

Dengan diperingatinya hari santri, diharapkan bisa mengilhami dan meneladani spiritualitas, semangat perjuangan dan kebersamaan seperti yang telah dilakukan oleh para ulama dan santri terdahulu. Peran para Ulama dan santri sangat berpengaruh dan dibutuhkan dalam membangun bangsa yang sedang berkembang ini. Apalagi ditengah-tengah isu radikalisme yang akhir-akhir ini seringkali dikait-kaitkan dengan pondok pesantren, seolah-olah para ulama dan santri terlibat didalamnya. Padahal, sejak berdirinya sampai saat ini, Pondok Pesantren di seluruh Indonesia tidak pernah mengajarkan ajaran radikalisme dan anarkisme apalagi terorisme.

Resolusi Jihad yang ditetapkan oleh para ulama untuk membangkitkan semangat jihad umat Islam di seluruh pelosok negeri dalam berjuang mengusir penjajah, melawan penindasan dan mempertahankan kedaulatan NKRI, menjadi bukti sejarah yang tidak terbantahkan tentang semangat nasionalisme dan kecintaan umat Islam terhadap tanah air Indonesia.

Namun, tentunya tantangan zaman terus berubah. Jika dahulu musuh bersamanya adalah penjajahan dan tujuan utamanya kemerdekaan, saat ini berbeda. Mudahnya masuk kebudaya barat dan kemajuan teknologi, sering kali memberi dampak yang negatif, khususnya pada generasi muda Indoneisa. Krisis moral dan akhlaq tidak terelakan lagi, media masa hampir setiap hari memberitakan kejadian-kejadian miris tersebut. Disinilah peran pesantren sangat dibutuhkan.

Pesantren sebagai “penjara suci” dan kawah candra dimuka, telah terbukti memberikan kontribusi signifikan bagi bangsa ini. Keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan akhlakul karimah menjadi ciri khas pesantren yang terus dipertahankan. Menjaga tradisi, sopan santun, kesederhanaan, kejujuran, kebersamaan, perdamaian dan cinta tanah air sebagai identitas santri, harus tetap dilestarikan. Dari Santri untuk Indonesia Selamat hari santri tahun 2016.

Related posts:

6 Responses to Selamat Hari Santri

  1. aco

    assalamualaikum..

    pesantren saya pesantren yg letaknya d pesisir pak.. ponpes s. hasan yamani di desa parappe kec. campalagian kab. polewali mandar prov. sulbar…. kami tunggu programnya pak

     
  2. Drs. H. Fitrah Abdul Malik

    assalamu’alaikum Wr.Wb…
    pak, ponpes kami terletak di dekat laut desa Talabiu Kec. Woha Kab. Bima. NTB. kami tunggu programnya masuk di ponpes kami. terimakasih banyak sebelumnya. Wassalam.

     
  3. Info Kepegawaian

    Saya sangat setuju dengan wacana ini. Jadi tidak hanya guru yang mengajar didaerah tertinggal, terluar dan tepencil saja. Justru pesantren adalah sarana terbaik dalam mengajarkan agama.
    Tambahan Peserta Sertifikasi Guru 2015

     
  4. hamim

    saya sangat apresisasi dan turut bangga atas program PEP kemenag.
    semoga dapat terimplementasi dan dapat pula di realisasikan di kepulauan bawean gresik jawa timur.

    sebagai harapan dan do’a semoga kemenag terus mengembangkan program2 yg lebih manfaat.

    syukran

     
    • hamim

      saya sangat apresiasi dan turut bangga atas program PEP kemenag.
      semoga dapat terimplementasi dan dapat pula di realisasikan di kepulauan bawean gresik jawa timur.

      sebagai harapan dan do’a semoga kemenag terus mengembangkan program2 yg lebih manfaat.

      syukran

       

Add a Comment

Currently you have JavaScript disabled. In order to post comments, please make sure JavaScript and Cookies are enabled, and reload the page. Click here for instructions on how to enable JavaScript in your browser.