Optimalisasi Program SBP Pada Pendidikan Islam di Pondok Pesantren

IMG_5988
(da Ki-ka) Dr. Adimin Dhiens, Dr. Satra Juanda, Dr. Mohsen, Abdul Rouf, S.Fil.I Dalam Kegiatan Koordinasi direktorata PD Pontren Amngkatan II Di Hotel Atria Gading Serpong 9-11 Juni 16. (doc. Aqsho)

DITPDPONTREN, tangerang – lewat Rapat Koordinasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren ini direktur Dr.H Mohsen, MM menyampaikan otimisme pada program Sekolah berbasis pesantren (SBP) bahwasannya program SBP ini menjadi program solutif pada pendidikan islam khususnya dan menjadi tujuan utama untuk memajukan pendidikan islam lewat pondok pesantren.

Rakor ini di selenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI di hotel Atri tangerang pada hari kamis-sabtu 9-11 Juni 2016. Peserta dalam rakor ini meliputi perwakilan Kanwil di seluruh provinsi.

Dalam sambutannya Mohsen menuturkan bahwa program SBP ini yang sudah berjalan sejak tahun 2008 sampai sekarang sudah ada 261 sekolah yang berbasis pondok pesantren dan target tahun ini akan dikembangkan 46 sekolah lagi yang menjalankan sekolah bebasis pondok pesantren di seluruh wilayah yang ada. Selain itu SBP juga diharapkan bisa bersinergi antara pusat dan daerah, supaya apa yang di harapkan dan di cita-citakan oleh kedua kementerian pendidikan dan kebudayaan dan kementerian agama bisa terwujud.

“Boarding School yang telah menjamur bahkan sudah menjadi trend model pembelajaran pendidikan saat ini harus ditingkatkan SDMnya dalam menghadapi perkembangan zaman dan SBP harus lebih diperhatikan lagi dari system pendidikan yang berbasis keunggulan serta tata kelola kepesantrenan yang sudah ada selama ini”, tutur Mohsen.

Disamping itu SBP harus di optimalkan dalam system kependidikannya dalam kepesantrenannya, “Program SBP bisa menjadi program yang mewujudkan kerakter bangsa dan menjadi solusi dalam pengembangan pendidikan islam dan pendidikan pada umumnya kedepan di pondok pesantren yang kita banggakan”, tegas Mohsen. (ady-red.)

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *