Gelar Rakor, Kemenag Matangkan Anggaran Program Kemandirian Pesantren

Gelar Rakor, Kemenag Matangkan Anggaran Program Kemandirian Pesantren

Bogor, Kemenag
Tim kemandirian pesantren Kementerian Agama menggelar rapat koordinasi pada Jumat (03/04) di Bogor. Tujuan pelaksanaan kegiatan agar semua komponen perencana dan pelaksana mempunyai pemahaman dan sinergi dalam melakukan eksekusi kerja, terutama untuk mematangkan anggaran yang dibutuhkan.

"Program Kemandirian Pesantren merupakan skala prioritas Kemenag dibawah Menteri Yaqut Cholil Qoumas, kita tahu betul program ini mendapat perhatian khusus sejak pertama digulirkan. Oleh karena itu kami akan mengawal terus program ini agar bisa berjalan baik." ujar Staf Khusus Menteri Agama, Muhammad Nuruzzaman.

Dikatakan Nuruzzaman, Program Kemandirian Pesantren kerap menjadi topik bahasan yang disampaikan dalam banyak kesempatan baik formal maupun nonformal. Begitupun saat Menteri Agama menghadiri rapat kerja bersama DPR beberapa waktu lalu, Program ini bahkan menjadi bahasan tersendiri yang menarik perhatian legislator. Bagaimanapun Pesantren merupakan entitas besar di Indonesia, tentu saja pengembangan Pesantren harus menjadi perhatian banyak pihak bukan saja Kementerian Agama.

"Karena itu kita optimis, dan insyaallah di tahun 2022 program ini bahkan akan mendapatkan anggaran yang lebih besar sehingga dapat lebih dimaksimalkan." tuturnya.

Nuruzzaman mengapresiasi kegiatan koordinasi yang dilakukan dengan tujuan adanya integrasi kerja bersama. Dia juga berharap hasil perencanaan Program Kemandirian Pesantren dapat optimal yang akhirnya program-program itu tepat sasaran.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, Waryono Abdul Ghafur, menyampaikan, materi yang dikupas dalam rapat meliputi kebijakan anggaran dan konsolidasi ulang rencana aksi tahun 2021. Situasi pandemi belakangan mengharuskan pelaksana kegiatan menyesuaikan ulang rencana kerja yang sudah tersusun.

"Alhamdulillah tadi sudah menemukan beberapa titik temu antara konsep yang sudah disusun tim ahli dengan rundown kegiatan yang disusun pokja implementasi, dan ini bagi saya akan memudahkan jalan bagaimana nanti implementasi ini akan lebih terstruktur, sehingga hasilnya sudah bisa terbaca dan akan menjadi modal best practice untuk dilanjutkan tahun berikutnya." tutur Waryono.

Lebih lanjut, kata Waryono, rapat digelar terutama untuk mematangkan anggaran Program Kemandirian Pesantren yang sebagiannya sedang dalam proses telaah oleh Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan.

"Untuk itu kami perlu mengantisipasi kendala-kendala teknis dalam penganggaran. Sehingga perlu adanya konsultasi dan koordinasi yang baik," kata Waryono.

Hadir dalam rapat tersebut Tenaga ahli menteri Agama, Hasanuddin Ali, Tenaga Ahli Kemandirian Pesantren, Para Kasubdit dan Kasubag dalam lingkup Direktorat PD Pontren. Hadir juga para Kepala Bidang dalam lingkup Pusdiklat Teknis Kementerian Agama RI.

Terkait